Minggu, 18 November 2012

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar :: Salah satu cara yang paling dianjurkan agar seks segera menghasilkan kehamilan adalah dengan melakukan hubungan pada waktu waktu masa subur. Masa subur seorang wanita dapat dihitung berdasarkan lamanya siklus menstruasi. Pada siklus normal, jadwal perputaran menstruasi yang teratur berkisar antara 21-35 hari. Masa ovulasi diperkirakan berlangsung pada hari ke 15 dari perputaran jadwal itu, namun bisa juga terjadi sembarang waktu antara hari ke 13 sampai ke 19, yakni suatu periode kurang lebih selama 7 hari. Intensitas hubungan seks harus mulai ditingkatkan dua sampai tiga hari sebelum tanggal masa subur.
Pasangan yang menginginkan kehamilan sangat dianjurkan untuk berhubungan intim pada saat masa subur ini setiap dua hari. Konon, seorang pria memerlukan waktu 48 jam untuk memproduksi sperma hingga mencapai jumlah yang maksimal dengan kondisi yang prima. Semakin banyak jumlah sperma yang diproduksi tentulah kesempatan terjadinya suatu kehamilan akan semakin besar pula. Dan kondisi sperma yang prima juga akan membuahkan sperma yang gesit untuk mencari sel telur yang siap dibuahi.

Ada beberapa kasus yang menyatakan bahwa kondisi seorang pria yang sering kali berada dalam lingkungan bersuhu panas juga mempengaruhi menurunnya jumlah kuantitas sperma. Pekerjaan yang mengharuskan seorang pria terkena suhu panas untuk jangka waktu yang lama, kebiasaan berendam dalam air panas seperti mandi sauna dan beberapa aktifitas fisik yang serupa diduga mengakibatkan penurunan jumlah sperma. Namun bagaimanapun juga semakin banyak jumlah sperma yang dihasilkan pria memang besar pengaruhnya untuk memungkinkan terjadinya kehamilan.

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar :: Hubungan seksual adalah salah satu aktifitas yang dilakukan secara spontan pada pasangan suami istri. Kegiatan ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jika masa subur jatuh pada akhir pekan, sebuah liburan ke luar kota dengan perjalanan yang tidak melelahkan dapat menjadi suatu alternatif suasana agar tidak terjadi. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.

Ada beberapa posisi yang dianjurkan untuk memperbesar kemungkinan sperma supaya tinggal lebih lama di dalam agar terjadi pembuahan dari sel telur, seperti :

Angkatlah tubuh wanita sedemikian rupa (kedua kaki wanita bersandar pada kedua pundak pria) sehingga letak liang vagina dalam posisi tegak lurus. Posisi ini menjamin agar sperma yang disemprotkan itu bisa tertampung langsung di atas ujung liang vagina dekat leher rahim.

Posisi dimana pria diatas wanita sambil mengganjal panggul wanita dengan sebuah bantal berukuran kecil atau sedang. Posisi inipun memungkinkan sperma akan mengendap lebih lama dan memiliki kesempatan untuk berenang melalui leher rahim.

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar :: Dianjurkan untuk tidak menggunakan bantal yang terlalu besar. Hal ini merugikan karena sperma yang masuk akan tergengan di belakang leher rahim, sebelum akhirnya terbuang keluar.
Posisi doggie style yaitu dimana  pria melakukan penetrasi dari belakang wanita. Sikap tubuh ini  selain memungkinkan penyusupan yang mendalam juga memuaskan ke dalam lubang vagina. Hal ini juga dianjurkan bagi wanita yang memiliki kelainan posisi rahim atau rahim terbalik. Posisi ini memudahkan semburan cairan semen berisi sperma masuk kedalam rahim.

Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu upaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

Artikel terkait > Obat Untuk Meningkatkan Kesuburan

Cara Cepat Hamil Dengan Seks Yang Benar

Selasa, 30 Oktober 2012

Manfaat Seks Untuk Kesehatan

Manfaat Seks Untuk Kesehatan

Manfaat Seks Untuk Kesehatan

Berikut merupakan beberapa poin tentang Manfaat Seks Untuk Kesehatan. Simaklah :

 

Menjadikan awet muda

Menurut penelitian, orang yang melakukan hubungan seksual tiga kali dalam seminggu terlihat empat sampai tujuh tahun lebih muda. Hal ini karena seks merupakan bentuk olah raga yang memberikan peremajaan kulit. Hubungan seks dilakukan dengan penuh semangat berarti akan banyak oksigen yang terpompa di sekitar tubuh yang dibawa darah dan nutrisi pada permukaan kulit.


Membuat tubuh menjadi fit

Meskipun seks bukan cara paling efektif untuk menurunkan berat badan, Anda dapat membakar antara 100 dan 250 kalori per jam dan juga olah raga otot-otot secara menyeluruh.


Menjaga Anda tetap langsing

Hubungan seksual meningkatkan tingkat insulin-seperti faktor penumbuh (IGF)-suatu hormon yang dapat mengontrol aktifitas enzim dalam sel-sel yang bertanggung jawab pada metabolisme lemak. Ketika tingkat IGF lebih tinggi dikeluarkan, membantu menghacurkan lapisan lemak.


Meningkatkan kekebalan

Penelitian telah menunjukkan bahwa orgasme dapat membantu menstimulus sistem kekebalan. Hal ini terjadi karena dapat meningkatkan tingkat T3 dan T4 sel lymphocyte-sejenis sel darah putih yang dapat memproduksi anti bodi dan menyerang infeksi sebanyak 20%.


Meningkatkan mood

Ketika seorang wanita mencapai orgasme, mereka mengeluarkan suatu hormon seks yang disebut oxytocin yang diproduksi oleh bagian dasar otak yang dapat membangkitkan perasaan emosional seperti kehangatan dan saling asuh yang membantu meningkatkan pertalian di antara dua orang.


Mengurangi stress

Ada bukti ilmiah yang kuat bahwa orgasme dapat memicu pengeluaran endorphins-bahan kimia yang dikeluarkan otak yang bertindak sebagai painkillers efektif.


Membantu mencegah penyakit jantung

Seks memiliki keuntungan khusus bagi pria, terutama jika mereka berumur 40 tahun lebih. Karena seks dapat membantu meningkatkan testosteron yang dapat melindungi jantung.


Membantu sirkulasi

Seks adalah olahraga yang dapat meningkatkan sirkulasi darah karena akan membiarkan oksigen dan nutrisi mengalir dalam aliran darah lebih mudah.


Memperpanjang umur

Para peneliti telah menghubungkan hidup lebih panjang dengan frekuensi seks baik pria dan wanita.


Menurunkan risiko kehamilan

Suatu penelitian tahun 1994 menemukan bahwa wanita yang melakukan seks dalam hubungan jangka panjang memiliki resiko komplikasi lebih kecil dalam masa kehamilan.

Jika anda merasa saat ini seks anda kurang bergairah atau anda mengalami keluhan untuk masalah seks, kami disini akan memberikan solusinya dengan menggunakan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan herbal. Untuk mengetahui lebih lengkapnya slahkan hubungi Nomor ini >> 085.697.058.551 atau anda dapat langsung KLIK DISINI

Senin, 01 Oktober 2012

Cinta Tak Direstui Ibu Bapak

Cinta Tak Direstui Ibu Bapak

 Cinta Tak Direstui Ibu Bapak

Dari segala yang datang pada diri ini, aku tak tau kenapa aku tak bisa melupakan apa yang pernah kita lakukan dahulu kala, saat yang bisa jadi hal terbodoh kita tapi aku cinta sama kamu. Di awal jumpa kita itu adalah hal yang selalu aku ingat dan tak mungkin aku lupakan karena perjumpaan di sebuah kereta di situ juga aku merasa bodoh dan senang.

“awas hp kamu di curi orang” tegor ku saat ia mengeletakkan hp di samping kursinya
Awal pembukaan percakapan kami, awal nya dia hanya jutek melihat aku. Tapi setelah ternyata dia salah tempat duduk dan ternyata dia duduk di depan kedua bola mataku. Awal nya sih dia diam saja kepada ku maklum fikirnya orang asing. Tapi lama kelamaan dia mau aku ajak berbicara dan bercanda. Hingga sebuah hal konyol hadir, seseorang yang tidur di samping ku tiba-tiba memukul ku tanpa sebab.

“eh, maaf mas aku tadi mimpi bertengkar sama istri aku jadi terbawa sekali lagi maaf” dengan perasaan bersalah

“iya, nggak apa-apa kok mas” sambil memegang pipi yang semakin membiru
Aku merasa kesakitan, tapi dia malah tertawa terbahak-bahak. Melihat apa yang baru saja terjadi pada diriku, tapi entah mengapa aku juga ikut tersenyum melihat dia tertawa mungkin terbawa suasana. Sebelum dia meninggalkan kereta kami saling bertukar nomor telpon. Tak berapa lama hp ku berdering dan bernama kan TIRA langsung saja aku angkat telpon tersubut
“hati-hati di jalan iya” ucapnya dalam percakapan singkat itu

Sebulan kemudian aku berjumpa lagi dengannya. Tapi aku sembunyi-sembunyi untuk menemuinya karena kakak nya tak setuju kalau ada orang asing yang mendekatinya. Selama pertemuan itu kami saling bertukar fikiran tentang pelajaran. Tapi hati ini ada perasaan yang mengganjal setiap dekat dia entah apa tapi merasa nyaman kalau dekat dia.

Entah kesekian kali kami bertemu aku baru berani menyatakan cinta kepadanya. Ternyata dia juga merasakan apa yang aku rasakan dia juga cinta kepadaku. Dan saat itu juga aku memberanikan diri untuk bertemu keluarganya. Awal nya dia tak setuju karena takut kalau aku kena marah. Tapi aku meyakinkannya agar aku bertemu dan bilang ke keluarganya. Akhirnya dia mau dan kami meluncur kekediamannya. Tapi baru melangkah di gerbang rumahnya aku langsung di marahi dan di suruh pergi karena mereka tak mau kalau dia pacaran dengan aku.

“kamu itu tak punya apa-apa toh kamu juga siapa kami tak kenal dan di sini saya harap kamu tak usah ganggu dia lagi” ujar kakak nya marah kepada ku.

Awal nya aku shock mendengar perkataan kakaknya tapi dengan tekat yang kuat agar kami bisa di setujui kami merencanakan sesuatu agar di setujui. Kami masih saling bertemu untuk melepas rindu walau rumah ku dan rumah nya jauh dengan kekuatan cinta kami itu bukanlah halangan.

Ternyata selama kami bertemu ada utusan kakaknya untuk membuntuti setiap kemana kami pergi. Awalnya kami tak menyadarinya dan tak percaya dia meminta bukti yang real tapi saat kakaknya memberikan sebuah foto yang menunjukan kemesraan kami di barulah kami percaya. Dan sejak itu kami semakin sulit untuk bertemu sampai suatu ketika karena tak kuasa mebahan rasa rindu itu dia pergi ke rumah ku. Betapa terkejut aku saat melihat dia berada di depan rumahku. Dan tak tau apa yang harus aku lakukan dan aku langsung menyuruhnya masuk dan dia menceritakan semua kejadian setelah itu.

Keesokan harinya aku berniat mengantarnya pulang tapi dia tak mau pulang karena takut sama kakaknya. Aku urungkan niatku karena merasa kasian sama dia yang meminta ku agar tak mengantarnya pulang dan dia masih rindu kepadaku.

“kita jalan aja yuk beibh biar nggak stres” ajak ku mencairkan suasana
Dia hanya menganggukan kepala dengan muka lesu. Saat aku mau pulang tiba-tiba hp ku berdering krrinngg dan menujukan nama MOTHER

“hallo ada apa ma” tanya ku heran karena tak biasa nya nelpon toh tadi sudah pamit
“cepat pulang ada yang mencarimu kata nya penting” jawab nya singkat dan di matikan telpon tersebut.

Aku heran melihat mama seperti itu tapi apa daya kalau orang tua menyuruh pulag. Akhirnya kami pulang dan betapa terkejutnya aku melihat rumah ku ramai dengan kendaraan. Saat aku mobilku masukin halaman rumah aku langsung di sergap oleh oknum berseragam.
“ini pak yang sudah membawa adik saya, tangkap saja pak dasar brengsek kamu jadi orang” ujar kakak nya yang marah kepada ku

“sttoooppp apa-apaan ini, dia tidak membawaku lari tapi aku yang kesini sendiri yang seharus nya di tangkap itu kamu karena kamu memperlakukan adik bukan selayaknya adik tapi seperti pembantu. Aku sayang dengan dia, aku cinta dengan dia kalau kamu mau melihat adik mu bahagi biarkan adik mu merasakan indahnya cinta. Tapi sebalik nya”

Aku hanya terdiam dengan tanganku terborgol. Aku tak kuasa mehanan semua ini hingga aku berontak.

“lepaskan aku disini sebagai pria sejati, aku sungguh sayang dengan dia dan aku tak kan membuatnya terluka toh kamu sudah tau dimana rumahku dan kamu sudah tau keluargaku”
Tapi kakaknya bersih kukuh untuk membawaku ke kantor polisi tapi salah seorang polisi yang berpangkat tinggi mencegah.

“ini kasus bukan penculikan tapi sang wanita yang sengaja kesini dan kami sebagai oknum tak kan membawa dia ke kantor, lepaskan dia. Tapi sebalik nya kamu yang harus kami tangkap karena sudah membuat laporan palsu dan menjelek-jelek kan martabat orang” ujar seorang polisi tersebut
“sudah pak jangan di perpanjang masalah ini kami sekeluarga tak akan membuat kasus yang merugikan kami”

Setelah saat itu dia dibawa kakaknya dan kami tak pernah bertemu lagi sampai sekarang. Entah kemana dia tapi aku selalu mencarinya. Hingga aku mendapat kabar kalau dia sudah di nikahkan dengan seorang yang tak dia cinta dan pernikahan itu adalah paksaan kakaknya.


Selasa, 25 September 2012

Kondom

Kondom

Kondom

Di pasaran banyak ditemukan aneka jenis dan cita rasa karet pengaman atau kondom. Namun, sebuah survei menunjukkan, kondom dengan tekstur bergerigi ternyata masih menjadi incaran dan paling diminati di Indonesia, terutama oleh kaum Hawa.

"Berdasarkan hasil survei secara random kepada para distributor kondom, kelihatannya memang kondom gerigi yang bertekstur (bintik-bintik) lebih laku di pasaran ketimbang jenis kondom lain," ujar Hario Junianto, staf direksi pabrik kondom PT Mitra Rajawali Banjaran di Bandung, Selasa (1/11/2011).

Hario menuturkan, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, kebanyakan konsumen yang datang untuk membeli kondom gerigi adalah ibu rumah tangga.

"Sesuai dengan promosinya. Kondom gerigi memang ditujukan lebih pada kenikmatan kaum perempuan (istri). Kami melihat kenapa gerigi lebih disukai mungkin karena itu. Dari sisi sensasinya lebih tinggi ketimbang kondom yang lain," sambung Sumarni, Kepala Departemen Komersial PT Mitra Rajawali Banjaran.

Hari mengatakan, beda halnya dengan orang Indonesia (yang menyukai kondom gerigi), kondom polos justru lebih laris di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat. Hal itu mungkin dikarenakan kesadaran pria untuk menggunakan kondom sudah jauh lebih tinggi.

"Yang jelas di sini, kesadaran menggunakan kondom masih rendah. Semakin maju suatu negara, maka kesadaran memakai kondom oleh para pria (suami) lebih tinggi," tambahnya.

Berdasarkan data, lanjut Hario, penggunaan kondom di Indonesia masih kurang dari 10 persen jika dibandingkan alat kontrasepsi lain. Sementara itu, untuk beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bali, dan Makassar, masih menempati posisi teratas sebagai daerah dalam tingkat penggunaan kondom.


Kondom

Selasa, 18 September 2012

Tips Menolak Sistem Perjodohan

Tips Menolak Sistem Perjodohan

 



1. Kamu harus tahu apa alasan orang tua kamu menjodohkan kamu dengan pilihan mereka. Jangan memaksakan kehendak kamu dengan keras atau kamu melawan mereka. Apabila kamu dihadapkan antara dua pilihan, yaitu antara orang tua dan sang pacar. Saya rasa kamu harus memikirkannya dengan matang.

2. Apabila kamu sudah bulat ingin terus dengan pacar kamu, cobalah untk ngomong baik-baik dengan orang tua kamu. Awalnya memang mereka akan menolaknya, tapi nanti saya yakin mereka akan mengerti.

3. Orang tua sudah melihat pasangan pilihan kamu?. Jika belum kenalkan si dia ke keluarga kamu. Sebelum kamu mengenalkannya ke keluarga kamu, coba baca bagaimana tips mengenal pacar ke keluarga.

4. Orang tua kamu masih menolak kemauan kamu?. Ambil langkah seribu saja atau backstreet dulu. Biar waktu itu berjalan dengan sendirinya. Lalu bagaimana dengan orang yang dijodohkan dengan kamu?. Kamu harus jujur ke dia bahwa kamu sudah punya pacar. Berani donk!!!.

Nah bagaimana jika ternyata pacar kamu yang dijodohkan oleh orang tuanya. Suruh dia untuk membaca tulisan ini. hehe

1. Sebenarnya caranya hampir sama juga. Jika pacar kamu dijodohkan oleh orang tuanya, kamu harus tahu dia dijodohkan sebelum atau sewaktu pacaran dengan kamu?.

2. Apabila dia dijodohkan sewaktu pacaran dengan kamu, wah kaya'nya ada apa-apa tuh. Mungkin orang tuanya kurang senang melihat sikap, penampilan dan sifat kamu. Kamu harus introfeksi diri.

3. Jangan takut, datang saja ke rumahnya seperti biasanya. O ya baca nih bagaimana cara mengambil hati orang tua pacar.

4. Apabila orang tuanya masih tidak menganggap kamu, kamu harus tetap berusaha. Tunjukkan kalau kamu itu serius dan benar-benar menyayangi anaknya.

5. Kalau permasalahannya adalah ekonomi (masa calon mantu kere). Kamu jangan takut, jelaskan ke pacar kamu bahwa rezeki itu ada di tangan ALLAH SWT.

Sumber : http://faktapacaran.blogspot.com/2012/04/solusi-ampuh-jika-kamu-dijodohkan-oleh.html#ixzz26iWURjRH

Tips Menolak Sistem Perjodohan


Jumat, 14 September 2012

Selingkuh Yang Pertama

Selingkuh Yang Pertama


Teman dalam suka begitu banyak, teman dalam duka bisa dihitung dengn jari, itulah dinamika kehidupan. Tapi paling jahat dalam dunia pertemanan adalah, jika si teman malah “bersuka-suka” dengan istri kita. Betapa sakitnya rasa dan jiwa ini, manakala suami bekerja membanting tulang, istri di rumah malah “banting-bantingan” di kamar bersama sang teman. Lalu di mana makna persahabatan itu, jika istri malah menjadi wahana mencari kenikmatan?

Ini bukan isapan jempol, tapi sungguh dialami oleh Koko, yang bekerja di sebuah pabrik gula di Tulangbawang, Lampung Timur. Dia bersahabat dengan Banu, 36, tapi lelaki ini malah menodai nilai persahabatan itu sendiri. Ketika Koko sedang bekerja mengawasi kebun tebu di tengah malam, di rumah si Banu malah menyelinap di balik kain. Kain siapa? Ya kain Mawar, istri Koko. Mau cara apa dia di situ, ya mana penulis tahu!

Ketika kecil, Banu – Koko memang sekampung. Mereka teman main yang akrab, tapi kan bukan berarti kemudian boleh “main-main” dengan istrinya. Memang Koko wataknya begitu longgar, dia memberi kebebasan mana kala sahabat lama itu main ke rumahnya. Apa saja yang di rumah boleh ikut makai. Dari sepeda motor, sampai handuk untuk mandi. Yang tak boleh hanyalah dua macam, yakni: pakai sikat gigi miliknya, dan tentu saja……memakai istrinya!

Apesnya, Banu tak bisa menghargai nilai persahabatan yang dibangun lelaki dari Perumahan Ganesha, Batanghari, Lampung Timur, ini. Diam-diam dia malah mengincar Mawar, istri Koko yang memang lumayan sekel nan cemekel tersebut. Makin celaka lagi, aspirasi urusan bawah Banu mendapat respon positip dari tuan rumah. Walhasil mana kala Koko sedang tugas jaga kebun tebu di Tulangbawang, dia malah berani berlama-lama di rumahnya. Komplitlah jadinya pelayanan untuk Nurba’n. Ya numpang makan, ya “numpangi” istri Koko.

Hal ini tentu saja menimbulkan kecurigaan bagi warga segenap kampung. Enak buat Banu, sangat menyesakkan dada bagi pengurus RT berikut jajarannya. Tapi untuk bertindak drastis, warga masih mencoba menahan diri, sebab belum memiliki data otentik. Dengan demikian selama ini mereka baru sekadar mengamati, sampai di mana sepak terjang Banu atas diri Mawar. Jika ada dugaan “hil-hil yang mustahal” itu semua baru sebatas wacana. Sedangkan kata Gus Dur saat jadi presiden dulu, bila hanya wacana dijamin takkan ditangkap.

Selama ini kunjungan Banu atas istri Koko hanya 4-5 jam saja dalam sehari. Tapi belakangan, kok sudah mulai berani menginap, lalu pagi harinya pulang dengan wajah sumringah. Penduduk pun semakin curiga, pastilah semalam dia dapat pelayanan “sporing balansing” dan “tune up” ibaratnya mobil di bengkel. “Kasihan banget Koko. Di Tulangbawang dia jaga kebun tebu, di rumah bininya “disesep-sesep” bak batang tebu,” kata penduduk menduga-duga.

Akhirnya, ketika beberapa hari lalu kembali menginap, dan lampu depan dimatikan begitu Banu masuk, penduduk pun menggerebeknya. Di dalam ditemukan Banu Cuma koloran doang, seperti habis ngapain gitu. Dia pun diseret ke rumah Pak RT dan diinterogasi. Tapi dia bersikeras tak mau mengaku bahwa telah “nyesep-nyesep” bini Koko. Dia hanya mengaku bahwa sudah bersahabat dengan Koko sedari kecil. Karenanya, setiap numpang tidur di rumah Mawar, ya murni numpang makan dan tidur saja, tak ada yang lain-lain.

Yang bener? Nggak niduri bininya?

Sumber : http://indoseru.blogspot.com/2009/07/pahitnya-pegawai-pabrik-gula.html

Selingkuh Yang Pertama

Selasa, 11 September 2012

Terlibat Cinta Antara Sodara Kandung

Terlibat Cinta Antara Sodara Kandung


Cerita ini melibatkan saya dan adik kandung saya. Nama saya Andy, saat ini saya pria berumur 26 tahun. Sedangkan adik saya bernama Rindy, berumur 23 tahun. Cerita ini berawal ketika saya berumur 10 tahun, dimana saya mulai menyukai cerita-cerita yang berhubungan dengan seks.
Pada umur tersebut saya juga sudah terbiasa melakukan masturbasi. Pada suatu ketika, saya melihat berita di sebuah surat kabar tentang hubungan seks antara kakak-beradik. Saya telah sudah sering membaca tentang berbagai cerita seks, tetapi baru kali ini antara saudara sendiri. Ini merupakan cerita yang sangat menarik. Setiap mengingat cerita tersebut, saya menjadi semakin tertarik. Karena cerita tersebut, sepertinya dapat diwujudkan.
Pada saat itu, saya menempati ruangan tidur yang sama dengan adikku, Rindy. Hanya saja menempati ranjang yang berbeda, namun jaraknya hanya sekitar 2 meter. Suatu malam sekitar pukul 00.30, saya terbangun sementara tampaknya semua orang di rumah ini sudah tertidur.
Aku lihat Rindy juga tertidur pulas. Selimutnya tersingkap sebagian pada bagian paha. Sementara kedua kakinya membentang, sehingga celana dalamnya terlihat. Hal ini membuat saya menjadi bernafsu, apalagi jika mengingat cerita tentang hubungan seks kakak-beradik.
Perlahan saya turun dari tempat tidur, dan mendekati ranjang Rindy. Saya ingin memastikan bahwa ia tertidur pulas, dengan menggelitik telapak kakinya. Dan ternyata ia tertidur pulas. Tak tahan lagi, saya sentuhkan jari-jari saya ke CD Rindy yang menutupi vaginanya. Semakin lama sentuhan yang saya berikan semakin keras menekan, dan rindy tetap tertidur.
Merasa kurang puas, saya mencoba menyentuh langsung vagina Rindy dengan memasukkan tangan saya ke dalam CD-nya melalaui bagian perut. Tangan saya bergetar cukup keras.Saya tidak perduli, dan akhirnya saya dapat menggapai vagina Rindy secara langsung. Saya remas-remas. Dan jari-jari saya merasakan celah. Setelah beberapa saat, merasa kurang puas, saya keluarkan tangan saya dan bermaksud membuka CD yang dikenakan Rindy. Dengan kedua tangan, perlahan saya turunkan CD-nya. Ketika sebagian vagina mulai terlihat, usaha untuk menurunkan lebih jauh agak sulit.Dengan usaha lebih tekun akhirnya, saya berhasil menurunkan CD Rindy sampai seluruh bagian vagina terlihat.
Tak tahan lagi, saya ciumi vagina Rindy. Kemudian saya mencoba mencari lubang yang sering saya dengar, tempat
melakukan hubungan seks. Saya pikir ada di bagian depan, ternyata pikiran saya selama ini salah. ternyata posisi
yang sebenarnya ada di bagian bawah. Kembali saya ciumi dan jilati vagina rindy sampai pada bagian lubang. Saya
sudah benar-benar tidak tahan lagi. Saya lepaskan celana saya, dan perlahan naik ke ranjang Rindy. Sementara tangan kanan menahan tubuh, tangan kiri mengarahkan penis ke lubang vagina. Tampaknya tidak mungkin. Saya mencoba memasukkan dari depan, padahal lubang ada di bawah.
Sementara saya berusaha, tiba-tiba tubuh Rindy bergerak. Karena takut ketahuan, saya cepat-cepat bangun dan
merapihkan kembali CD Rindy. Mengenakan celana saya dan kembali ke ranjang. Dan kembali tidur.

*****

Pengalaman pada malam tersebut, terkenang selalu. Bahkan pada saat belajar di sekolah. Membuat saya selalu
menunggu datangnya malam, saat dimana semua orang tertidur. Selama beberapa malam saya melakukan usaha serupa,
tapi selalu gagal ketika takut Rindy terbangun.
Sampai suatu malam ketika saya benar-benar sangat bernafsu. Saya sudah melepaskan CD Rindy dan saya sudah tidak mengenakan celana dan baju. Benar-benar bugil. Saya sudah bulatkan tekad untuk melakukannya malam ini. Perlahan saya menaiki ranjang Rindy. Kedua kaki Rindy, saya rentangkan lebar-lebar. Saya ciumi vagina Rindy sepuas hati. Ketika bosan, saya mulai arahkan penis saya ke vagina Rindy. Ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Sulit sekali mengarahkan penis ke vagina. Ketika penis saya mulai memasuki vagina, saya semakin terangsang. Apapun yang terjadi saya harus berhasil malam ini. Saya dorong penis saya semakin memasuki vagina Rindy. Pada suatu saat terasa agak sulit, namun saya terus memaksa. Sampai seluruh penis saya masuk ke dalam vagina Rindy.
Semua usaha saya tersebut, membuat Rindy terbangun. Mungkin saya pikir membuat rasa sakit pada Rindy. Ia
bingung dengan apa yang terjadi. Ia merintih dan mulai memprotes apa yang saya lakukan. Namun saya berkata kepada Rindy, ‘Sst.., jangan berisik dan dimarahin mami. Kalo malam-malam berisik nanti dijewer lho’. Mendengar komentar saya tersebut, ternyata Rindy langsung diam – hanya kadang-kadang merintih menahan sakit.
Saya terus menggoyang pinggan saya, mendorong penis masuk dan keluar dari vagina Rindy. Karena baru pertama kali, permainan saya hanya berlangsung tidak sampai 2 menit. Saya istirahat sebentar. Dan Rindy pun karena lelah, juga kembali tertidur. Setelah beberapa saat, penis saya mulai bangkit lagi. Kembali aku peluk Rindy, dan aku arahkan penis saya ke vagina Rindy. Kembali vagina Rindy digesek oleh penis saya. Untuk permainan kedua, saya bisa bertahan sampai 3 menit – sampai akhirnya saya kelelahan lagi. Malam itu saya melakukan sampai 3 kali. Setelah itu saya rapihkan pakaian rindy dan juga pakaian saya. Dan kembali tidur di ranjang masing-masing.
Sejak malam itu, hampir setiap malam saya melakukan hubungan seks dengan Rindy. Pada awalnya Rindy hanya
menerima apa yang saya lakukan, tetapi setelah setahun tampaknya Rindy mulai menyukainya. Karena ketika saya
tertidur, Rindy datang ke ranjang saya dan memegang penis saya. Selama 4 tahun, saya menyetubuhi Rindy dengan leluasa. Tapi ketika ia menginjak 11 tahun, saya tidak bisa leluasa seperti dulu, karena salah-salah bisa saja dapat mengakibatkan Rindy hamil.
Ketika saya berumur 12 tahun (Rindy 9 tahun), kami sering mencari kesempatan selain pada malam hari. Ketika hari libur, dimana papi ke kantor dan mami ke pasar. Tapi yang paling kami sukai ketika hari libur, papi dan mami pergi mengunjungi saudara atau ada undangan. Karena bisa seharian kami memuaskan diri melakukan hubungan seks. Bahkan seharian itu, kami sama-sama tidak mengenakan pakaian.
Ketika leluasa, kami melakukan seks di kamar kami (tapi sejak saya umur 12 tahun, kamar kami terpisah), kamar mami-papi, di ruang tamu, ruang keluarga atau bahkan di kebun belakang yang tertutup. Mungkin yang paling menggairahkan adalah ketika kami bercinta di kebun belakang. Di atas rumput jepang yang hijau rapih. Dengan atap langit, ditiup angin alami. Bahkan kami pernah melakukannya di saat hujan deras.
Sampai saat ini kami tetap melakukannya secara kontinyu. Walau kami masing-masing mempunyai pacar, tetapi hubungan kami tetap berlangsung. Jika di rumah tidak ada kesempatan kami biasanya melakukannya di sebuah hotel. Rupanya hubungan antara saya dan Rindy, ada orang lain yang mengetahui, yaitu Melly, salah seorang adik saya. Pada saat itu saya berumur 24 tahun, Rindy 21 tahun dan Melly 19 tahun.
Kejadiannya ketika saat kedua orang tua kami mengunjungi saudara di luar kota selama 3 hari. Di rumah saya dan kedua adik saya. Seperti biasa setiap ada kesempatan saya dan Rindy mempunyai keinginan untuk bercinta. Saat itu Melly hari Sabtu pukul 8.30 dan Melly masih tertidur. Saya dan Rindy saling berpelukan di ruang keluarga. Saya ciumi payudaranya, perut dan lehernya secara begantian. Sementara itu tangan saya melakukan gerilya di balik CD yang dikenakan Rindy, menelusuri gunung dan lembah di balik CD.
Setelah beberapa lama melakukan pemanasan, saya mulai melepas daster dan CD yang dikenakan Rindy. Ia terlentang dalam posisi tanpa busana. Sementara saya membuka seluruh pakaian saya, Rindy merentangkan kakinya lebar-lebar dan menggosok-gosok vaginanya dengan tangannya. Saya segera peluk rindy dengan penuh nafsu, kami saling berpeluk erat dan meraba. Penis, saya gesek-gesekan pada bagian luar vagina Rindy. Dada saya menekan keras pada payudara. Bibir kami saling memagut, dan lidah kami saling merasakan.
Ketika cukup lelah kami bergulat, saya mulai arahkan penis saya yang berukuran 15 cm dan diameter 1,25 inch. Perlahan memasuki liang vagina Rindy. Tiba-tiba saja kaki Rindy melingkar dan menekan di pinggang saya. Dimulai dengan perlahan, saya menggerakan penis masuk dan keluar. Bunyi becek yang kami hasilkan membuat saya menjadi lebih bernafsu. Saya lebih percepat lagi gerakan masuk dan keluar. Hal ini membuat Rindy tambah bernafsu juga, sehingga ia mendesah dengan suara yang tidak bisa dibilang kecil. Kami saling berpelukan, kedua tangan kami masing-masing saling melingkar, menekan punggung. Kaki Rindy melingkar di pinggang saya. Sementara saya mengambil posisi bertumpu pada lutut yang menekuk. Setiap hentakan pinggul saya mendorong, selain menghasilkan bunyi becek juga menghasilnya bunyi hentakan karena paha saya dan bokong Rindy beradu.
Namun saya berusaha menahan nafsu, karena saya tidak ingin orgasme lebih dulu sebelum rindy. Saya coba konsentrasi. Sementara bunyi desahan dan erangan rindy sudah mulai bermacam dan semakin keras. Ketika saya harus berkonsentrasi dan Rindy sudah hampir mencapai orgasme, saya menyadari ternyata dua meter dari posisi saya dan Rindy telah berdiri Melly. Tentu ia tahu apa yang sedang kami lakukan.
Tentu saja, saya kaget dan membuat konsentrasi saya pecah. Penis saya melemah, dan membuat gerakan masuk dan keluar terganggu. Hal ini membuat tanda tanya bagi Rindy yang sudah hampir mencapai orgasme. Rindy memperhatikan pandangan saya, dan ia baru menyadari bahwa ada yang memperhatikan aktifitas kami. Namun karena Rindy sedang pada puncak nafsunya, ia hanya berkata, ‘Biarin aja, ayo dong terusin. Ngga tahan nih’, sambil berusaha membangunkan kembali penis saya.
Mendengar ucapan Rindy, membuat saya kembali konsentrasi dan membangunkan kembali penis. Aktifitas kembali normal, saya terus menggoyang Rindy. Ketika Rindy benar-benar hapir orgasme, tiba-tiba saja ia mendorong tubuh saya sehingga saya terduduk. Sementara penis saya tetap di dalam vagina Rindy, ia juga mengambil posisi duduk dan tetap memeluk saya. Seperti kegilaan, Rindy mengangkat dan menjatuhkan tubuhnya di atas penis saya. Setelah beberapa detik, saya merasakan sesuatu yang panas mengalir menyelimuti penis saya. Rupanya Rindy sudah orgasme. Saya baringkan kembali tubuh Rindy, dan saya guncang tubuhnya lebih keras. Tubuhnya bergetar hebat karena hentakan yang saya berikan. Setelah satu menit, saya mulai merasa akan keluar. Saya benamkan penis saya dalam-dalam ke vagina Rindy. ‘Mmm ..’, suara Rindy bersamaan dengan saat sperma saya membanjiri vaginanya. Saya tidak khawatir, karena Rindy sudah minum pil. Kami berpelukan beberapa saat.
Ketika permainan selesai, ternyata Melly masih tetap di tempat pada saat saya melihat dia. Ia masih memandangi kami. Ketika Rindy melihat dan menyapanya, tiba-tiba saja Melly lari ke kamarnya.

*****
Aku dan Rindy membawa pakaian kami masing-masing dan menuju kamar mandi untuk bersih-bersih. Di kamar mandi pun, kami masih sempat saling memberi sentuhan. Selesai mandi, Rindy masuk ke kamarnya dan saya masuk ke kamar saya.
Baru beberapa saat tiduran di kamar, saya merasa ada seseorang yang membangunkan saya. Ketika saya lihat ternyata Melly. Ia bertanya, ‘Kak Andy, kenapa sih koq dengan Kak Rindy? Saya sebenarnya tahu persis apa yang dimaksud. Untuk memastikan saya bertanya, ‘Apa maksud Melly?’. ‘Kenapa koq Kak Andy melakukan hubungan seks dengan Kak Rindy. Dia kan adik kandung sendiri. Koq tega sih.’, Melly menjawab.
Saya agak bingung untuk menjawab apa. ‘Mel, Kak Andy sayang ke Kak Rindy dan begitu sebaliknya. Karena itu Kak Andy dan Rindy melakukan hal itu. Karena sama-sama suka. Kalo Kak Rindy ngga suka mana mungkin lah bakal terjadi kaya tadi. Iya kan.’.
‘Tapi kan .. tapi kan ..’, Melly terdiam.
‘Mel, Melly ngga mau kan ada keributan di rumah. Jangan bilang mami papi ya. Andy yakin, Melly mengerti apa yang dilakukan Andy dengan Kak Rindy. Dan itu sudah berlangsung lebih dari 12 tahun.’, saya mencoba menenangkan suasana.
‘Apa, 12 tahun?’, Melly tampak kaget dengan penjelasan saya. ‘Jadi Kak Andy sudah melakukannya sejak kecil. Dan papi-mami ngga tahu.’, enath mengapa hal ini membuat tampang Melly seperti orang bingung.
‘Kalo boleh Mel tahu, bercinta itu rasanya kaya apa sih? Katanya kalo gituan yang untung cuma cowok. Tapi koq banyak cewek yang suka juga.’, tiba-tiba saja Melly menanyakan suatu yang membuat saya cukup kaget.
Di sisi lain, entah mengapa tiba-tiba saja pertanyaan tersebut membuat penis saya mengeras. Dari segi pisik, Melly memang lebih menggairahkan dibandingkan Rindy. Melly pada usia 19 tahun memiliki tinggi 164 cm dengan payudara yang menantang dan tubuh yang padat berisi. Ditambah pertanyaan ‘Bagaimana rasanya’, membuat saya berkeinginan bercinta dengan Melly. ‘Susah untuk diceritakan, bagaimana kalo langsung dicoba?, saya memberanikan diri untuk menyatakan langsung. Melly hanya terdiam dan hanya tersenyum.
Entah apa yang terjadi dengan saya, langsung Melly saya peluk. Saya berikan ciuman di leher dengan penuh nafsu. Walaupun saya agak canggung begitu pula dengan Melly, tapi karena nafsu membuat segalanya berjalan lancar. Saya raba seluruh bagian tubuh yang sensitif. Saat itu saya tidak ingin berlama-lama. Segera saya buka seluruh pakaian yang dikenakan Melly. Ia malu-malu menutup payudaranya dengan kedua tangan dan menyilangkan kakinya untuk menutup vaginanya. Ternyata Melly benar-benar menggairahkan dalam posisi tanpa busana. Saya pun melepas seluruh pakaian saya.
Saya dekati Melly, saya usap keningnya, dan tangan saya turun perlahan ke tangannya. Saya genggam tanggannya, berusaha melepaskan tanggannya yang menutupi payudaranya. Walau pada awalnya melawan, namun akhirnya melepaskan juga. Saya ciumi payudaranya yang kanan, sementara yang kiri saya remas-remas. Saya nikmati payudaranya dari dasar bukit sampai ke puncaknya. Saya setengah duduk pada perut Melly. Dengan kedua tangan saya meremas payudara kanan dan kirinya.
‘Hmm, Kak Andy sakit ih.’, Melly berkomentar.
‘Kalo gitu berhenti ya?’, saya tahu walaupun merasakan sedikit sakit Melly jug abisa menikmatinya. ‘Jangan.. jangan dong ..’, tiba-tiba saja Melly setengah berteriak. Dan saat ia sadar dengan teriakannya mukanya memerah.
Saya teruskan menikmati tubuh Melly. Lidah saya bergerak dari celah antara kedua payudara turun menjelajah perut. Dan turun lagi mengarungi hutan yang menutupi vagina Melly. Saya ciumi rambut yang menutupi vaginanya, sambil sesekali saya tarik dengan bibir dan lidah saya. Tanpa sadar, Melly melemaskan kedua kakinya membuat saya dengan mudah merentangkan kakinya lebar-lebar. Saya segera mengambil posisi di antara kedua kakinya. Kedua tangan saya mencoba membuka celah vagina Melly sampai lubang vaginanya terlihat. Segera saya cium dan jilati vagina Melly dengan penuh nafsu. Sesekali saya menggigit bagian luar vagina Melly. Saya tahu ini membuat melly kegelian sehingga sesekali mendorong kepala saya.
Setelah lidah saya pusa bermain, penis saya sudah tidak sabar. Saya ambil posisi duduk dengan kedua kaki saya direntangkan. Dan kedua kaki Melly saya letakkan di atas paha saya. Penis saya sudah di mulut vagina Melly. Untuk menenangkan, saya mengatakan, ‘Mel, untuk pertama mungkin sakit tetapi sesudahnya ngga koq. Tahan ya?’, dan Melly hanya terdiam.
Kepala penis saya masukkan, perlahan namun pasti penis saya bergerak masuk. Samapi saat saya merasa ada yang menahan untuk maju lebih jauh. Saya tahu pasti itu selaput dara Melly. Tentu ia masih perawan. Waktu pertama dengan Rindy mungkin saya tidak mengerti, tapi pengalaman dengan pacar saya membuat saya tahu. Saya terus mendorong secara perlahan. Rasa sakit mulai mengganggu Melly, sesekali ia menggangkat tubuhnya dengan punggungnya. Tapi suatu kali karena sakit, ia menggerakan tubuhnya cukup keras. Hal ini membuat pinggulnya mendorong ke arah penis saya. Dan .. selaput dara Melly telah saya tembus. Ia merasakan sakit. Untuk sementara, saya diamkan sampai Melly tenang.
Ketika ia sudah tenang, saya masukan penis saya lebih jauh lagi. Sampai akhirnya seluruhnya masuk. Perlahan saya tari keluar dan dorong lagi ke dalam. Kalau saya perhatikan, setiap penis saya masuk dan keluar, ada bagian vagian Melly yang terdorong dan keluar. Itu karena vagina Melly masih sangat sempit. Sungguh sangat erotis melihatnya. Saya lihat Melly menyukainya, walaupun masih terlihat ekspresi rasa sakit di wajahnya.
Sambil menggerakan penis saya keluar masuk vagina Melly, saya lumat payudaranya. Gerakan saya semakin bersemangat. Dorongan dan tarikan saya semakin cepat, mungkin karena sempitnya vagina Melly membuat saya lebih cepat orgasme. Tapi saya tidak berani menyebarkan sperma saya di dalam vagian Melly seperti saya lakukan pada Rindy. Ketika hampir saatnya, saya segera cabut dan saya gosok-gosokan pada bagian luar vaginanya sampai akhirnya meluap dan membanjiri permukaan vagina dan rambut-rambutnya.
Saya sadar bahwa Melly belum merasa puas, segera saya masukan jari tengah saya ke dalam vaginanya. Saya gosok-gosokan sambil kepala saya rebahan di payudaranya. Setelah dua menit tubuh Melly seperti mengejang. Ia seperti meledak-ledak dan ia terdiam melepaskan kekejangan di ototnya.
Jari saya benar-benar basah dibanjiri cairan dari dalam vaginanya. Saya oleskan ke penis saya, ke pangkalnya ke kepalanya dan lubang penis saya. Hal ini membangkitkan kembali penis saya. Saya berniat memasukkan kembali penis saya ke vagina Melly.
Tiba-tiba saya dengar suara Rindy, ‘Ehh jangan, kamu kan ngga tahu jadwalnya Melly. Nanti bahaya’. Cerita ini melibatkan saya dan adik kandung saya. Nama saya Andy, saat ini saya pria berumur 26 tahun. Sedangkan adik saya bernama Rindy, berumur 23 tahun. Cerita ini berawal ketika saya berumur 10 tahun, dimana saya mulai menyukai cerita-cerita yang berhubungan dengan seks.
Pada umur tersebut saya juga sudah terbiasa melakukan masturbasi. Pada suatu ketika, saya melihat berita di sebuah surat kabar tentang hubungan seks antara kakak-beradik. Saya telah sudah sering membaca tentang berbagai cerita seks, tetapi baru kali ini antara saudara sendiri. Ini merupakan cerita yang sangat menarik. Setiap mengingat cerita tersebut, saya menjadi semakin tertarik. Karena cerita tersebut, sepertinya dapat diwujudkan.
Pada saat itu, saya menempati ruangan tidur yang sama dengan adikku, Rindy. Hanya saja menempati ranjang yang berbeda, namun jaraknya hanya sekitar 2 meter. Suatu malam sekitar pukul 00.30, saya terbangun sementara tampaknya semua orang di rumah ini sudah tertidur.
Aku lihat Rindy juga tertidur pulas. Selimutnya tersingkap sebagian pada bagian paha. Sementara kedua kakinya membentang, sehingga celana dalamnya terlihat. Hal ini membuat saya menjadi bernafsu, apalagi jika mengingat cerita tentang hubungan seks kakak-beradik.
Perlahan saya turun dari tempat tidur, dan mendekati ranjang Rindy. Saya ingin memastikan bahwa ia tertidur pulas, dengan menggelitik telapak kakinya. Dan ternyata ia tertidur pulas. Tak tahan lagi, saya sentuhkan jari-jari saya ke CD Rindy yang menutupi vaginanya. Semakin lama sentuhan yang saya berikan semakin keras menekan, dan rindy tetap tertidur.
Merasa kurang puas, saya mencoba menyentuh langsung vagina Rindy dengan memasukkan tangan saya ke dalam CD-nya melalaui bagian perut. Tangan saya bergetar cukup keras.Saya tidak perduli, dan akhirnya saya dapat menggapai vagina Rindy secara langsung. Saya remas-remas. Dan jari-jari saya merasakan celah. Setelah beberapa saat, merasa kurang puas, saya keluarkan tangan saya dan bermaksud membuka CD yang dikenakan Rindy. Dengan kedua tangan, perlahan saya turunkan CD-nya. Ketika sebagian vagina mulai terlihat, usaha untuk menurunkan lebih jauh agak sulit.Dengan usaha lebih tekun akhirnya, saya berhasil menurunkan CD Rindy sampai seluruh bagian vagina terlihat.
Tak tahan lagi, saya ciumi vagina Rindy. Kemudian saya mencoba mencari lubang yang sering saya dengar, tempat
melakukan hubungan seks. Saya pikir ada di bagian depan, ternyata pikiran saya selama ini salah. ternyata posisi
yang sebenarnya ada di bagian bawah. Kembali saya ciumi dan jilati vagina rindy sampai pada bagian lubang. Saya
sudah benar-benar tidak tahan lagi. Saya lepaskan celana saya, dan perlahan naik ke ranjang Rindy. Sementara tangan kanan menahan tubuh, tangan kiri mengarahkan penis ke lubang vagina. Tampaknya tidak mungkin. Saya mencoba memasukkan dari depan, padahal lubang ada di bawah.
Sementara saya berusaha, tiba-tiba tubuh Rindy bergerak. Karena takut ketahuan, saya cepat-cepat bangun dan
merapihkan kembali CD Rindy. Mengenakan celana saya dan kembali ke ranjang. Dan kembali tidur.

*****

Pengalaman pada malam tersebut, terkenang selalu. Bahkan pada saat belajar di sekolah. Membuat saya selalu
menunggu datangnya malam, saat dimana semua orang tertidur. Selama beberapa malam saya melakukan usaha serupa,
tapi selalu gagal ketika takut Rindy terbangun.
Sampai suatu malam ketika saya benar-benar sangat bernafsu. Saya sudah melepaskan CD Rindy dan saya sudah tidak mengenakan celana dan baju. Benar-benar bugil. Saya sudah bulatkan tekad untuk melakukannya malam ini. Perlahan saya menaiki ranjang Rindy. Kedua kaki Rindy, saya rentangkan lebar-lebar. Saya ciumi vagina Rindy sepuas hati. Ketika bosan, saya mulai arahkan penis saya ke vagina Rindy. Ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Sulit sekali mengarahkan penis ke vagina. Ketika penis saya mulai memasuki vagina, saya semakin terangsang. Apapun yang terjadi saya harus berhasil malam ini. Saya dorong penis saya semakin memasuki vagina Rindy. Pada suatu saat terasa agak sulit, namun saya terus memaksa. Sampai seluruh penis saya masuk ke dalam vagina Rindy.
Semua usaha saya tersebut, membuat Rindy terbangun. Mungkin saya pikir membuat rasa sakit pada Rindy. Ia
bingung dengan apa yang terjadi. Ia merintih dan mulai memprotes apa yang saya lakukan. Namun saya berkata kepada Rindy, ‘Sst.., jangan berisik dan dimarahin mami. Kalo malam-malam berisik nanti dijewer lho’. Mendengar komentar saya tersebut, ternyata Rindy langsung diam – hanya kadang-kadang merintih menahan sakit.
Saya terus menggoyang pinggan saya, mendorong penis masuk dan keluar dari vagina Rindy. Karena baru pertama kali, permainan saya hanya berlangsung tidak sampai 2 menit. Saya istirahat sebentar. Dan Rindy pun karena lelah, juga kembali tertidur. Setelah beberapa saat, penis saya mulai bangkit lagi. Kembali aku peluk Rindy, dan aku arahkan penis saya ke vagina Rindy. Kembali vagina Rindy digesek oleh penis saya. Untuk permainan kedua, saya bisa bertahan sampai 3 menit – sampai akhirnya saya kelelahan lagi. Malam itu saya melakukan sampai 3 kali. Setelah itu saya rapihkan pakaian rindy dan juga pakaian saya. Dan kembali tidur di ranjang masing-masing.
Sejak malam itu, hampir setiap malam saya melakukan hubungan seks dengan Rindy. Pada awalnya Rindy hanya
menerima apa yang saya lakukan, tetapi setelah setahun tampaknya Rindy mulai menyukainya. Karena ketika saya
tertidur, Rindy datang ke ranjang saya dan memegang penis saya. Selama 4 tahun, saya menyetubuhi Rindy dengan leluasa. Tapi ketika ia menginjak 11 tahun, saya tidak bisa leluasa seperti dulu, karena salah-salah bisa saja dapat mengakibatkan Rindy hamil.
Ketika saya berumur 12 tahun (Rindy 9 tahun), kami sering mencari kesempatan selain pada malam hari. Ketika hari libur, dimana papi ke kantor dan mami ke pasar. Tapi yang paling kami sukai ketika hari libur, papi dan mami pergi mengunjungi saudara atau ada undangan. Karena bisa seharian kami memuaskan diri melakukan hubungan seks. Bahkan seharian itu, kami sama-sama tidak mengenakan pakaian.
Ketika leluasa, kami melakukan seks di kamar kami (tapi sejak saya umur 12 tahun, kamar kami terpisah), kamar mami-papi, di ruang tamu, ruang keluarga atau bahkan di kebun belakang yang tertutup. Mungkin yang paling menggairahkan adalah ketika kami bercinta di kebun belakang. Di atas rumput jepang yang hijau rapih. Dengan atap langit, ditiup angin alami. Bahkan kami pernah melakukannya di saat hujan deras.
Sampai saat ini kami tetap melakukannya secara kontinyu. Walau kami masing-masing mempunyai pacar, tetapi hubungan kami tetap berlangsung. Jika di rumah tidak ada kesempatan kami biasanya melakukannya di sebuah hotel. Rupanya hubungan antara saya dan Rindy, ada orang lain yang mengetahui, yaitu Melly, salah seorang adik saya. Pada saat itu saya berumur 24 tahun, Rindy 21 tahun dan Melly 19 tahun.
Kejadiannya ketika saat kedua orang tua kami mengunjungi saudara di luar kota selama 3 hari. Di rumah saya dan kedua adik saya. Seperti biasa setiap ada kesempatan saya dan Rindy mempunyai keinginan untuk bercinta. Saat itu Melly hari Sabtu pukul 8.30 dan Melly masih tertidur. Saya dan Rindy saling berpelukan di ruang keluarga. Saya ciumi payudaranya, perut dan lehernya secara begantian. Sementara itu tangan saya melakukan gerilya di balik CD yang dikenakan Rindy, menelusuri gunung dan lembah di balik CD.
Setelah beberapa lama melakukan pemanasan, saya mulai melepas daster dan CD yang dikenakan Rindy. Ia terlentang dalam posisi tanpa busana. Sementara saya membuka seluruh pakaian saya, Rindy merentangkan kakinya lebar-lebar dan menggosok-gosok vaginanya dengan tangannya. Saya segera peluk rindy dengan penuh nafsu, kami saling berpeluk erat dan meraba. Penis, saya gesek-gesekan pada bagian luar vagina Rindy. Dada saya menekan keras pada payudara. Bibir kami saling memagut, dan lidah kami saling merasakan.
Ketika cukup lelah kami bergulat, saya mulai arahkan penis saya yang berukuran 15 cm dan diameter 1,25 inch. Perlahan memasuki liang vagina Rindy. Tiba-tiba saja kaki Rindy melingkar dan menekan di pinggang saya. Dimulai dengan perlahan, saya menggerakan penis masuk dan keluar. Bunyi becek yang kami hasilkan membuat saya menjadi lebih bernafsu. Saya lebih percepat lagi gerakan masuk dan keluar. Hal ini membuat Rindy tambah bernafsu juga, sehingga ia mendesah dengan suara yang tidak bisa dibilang kecil. Kami saling berpelukan, kedua tangan kami masing-masing saling melingkar, menekan punggung. Kaki Rindy melingkar di pinggang saya. Sementara saya mengambil posisi bertumpu pada lutut yang menekuk. Setiap hentakan pinggul saya mendorong, selain menghasilkan bunyi becek juga menghasilnya bunyi hentakan karena paha saya dan bokong Rindy beradu.
Namun saya berusaha menahan nafsu, karena saya tidak ingin orgasme lebih dulu sebelum rindy. Saya coba konsentrasi. Sementara bunyi desahan dan erangan rindy sudah mulai bermacam dan semakin keras. Ketika saya harus berkonsentrasi dan Rindy sudah hampir mencapai orgasme, saya menyadari ternyata dua meter dari posisi saya dan Rindy telah berdiri Melly. Tentu ia tahu apa yang sedang kami lakukan.
Tentu saja, saya kaget dan membuat konsentrasi saya pecah. Penis saya melemah, dan membuat gerakan masuk dan keluar terganggu. Hal ini membuat tanda tanya bagi Rindy yang sudah hampir mencapai orgasme. Rindy memperhatikan pandangan saya, dan ia baru menyadari bahwa ada yang memperhatikan aktifitas kami. Namun karena Rindy sedang pada puncak nafsunya, ia hanya berkata, ‘Biarin aja, ayo dong terusin. Ngga tahan nih’, sambil berusaha membangunkan kembali penis saya.
Mendengar ucapan Rindy, membuat saya kembali konsentrasi dan membangunkan kembali penis. Aktifitas kembali normal, saya terus menggoyang Rindy. Ketika Rindy benar-benar hapir orgasme, tiba-tiba saja ia mendorong tubuh saya sehingga saya terduduk. Sementara penis saya tetap di dalam vagina Rindy, ia juga mengambil posisi duduk dan tetap memeluk saya. Seperti kegilaan, Rindy mengangkat dan menjatuhkan tubuhnya di atas penis saya. Setelah beberapa detik, saya merasakan sesuatu yang panas mengalir menyelimuti penis saya. Rupanya Rindy sudah orgasme. Saya baringkan kembali tubuh Rindy, dan saya guncang tubuhnya lebih keras. Tubuhnya bergetar hebat karena hentakan yang saya berikan. Setelah satu menit, saya mulai merasa akan keluar. Saya benamkan penis saya dalam-dalam ke vagina Rindy. ‘Mmm ..’, suara Rindy bersamaan dengan saat sperma saya membanjiri vaginanya. Saya tidak khawatir, karena Rindy sudah minum pil. Kami berpelukan beberapa saat.
Ketika permainan selesai, ternyata Melly masih tetap di tempat pada saat saya melihat dia. Ia masih memandangi kami. Ketika Rindy melihat dan menyapanya, tiba-tiba saja Melly lari ke kamarnya.

*****
Aku dan Rindy membawa pakaian kami masing-masing dan menuju kamar mandi untuk bersih-bersih. Di kamar mandi pun, kami masih sempat saling memberi sentuhan. Selesai mandi, Rindy masuk ke kamarnya dan saya masuk ke kamar saya.
Baru beberapa saat tiduran di kamar, saya merasa ada seseorang yang membangunkan saya. Ketika saya lihat ternyata Melly. Ia bertanya, ‘Kak Andy, kenapa sih koq dengan Kak Rindy? Saya sebenarnya tahu persis apa yang dimaksud. Untuk memastikan saya bertanya, ‘Apa maksud Melly?’. ‘Kenapa koq Kak Andy melakukan hubungan seks dengan Kak Rindy. Dia kan adik kandung sendiri. Koq tega sih.’, Melly menjawab.
Saya agak bingung untuk menjawab apa. ‘Mel, Kak Andy sayang ke Kak Rindy dan begitu sebaliknya. Karena itu Kak Andy dan Rindy melakukan hal itu. Karena sama-sama suka. Kalo Kak Rindy ngga suka mana mungkin lah bakal terjadi kaya tadi. Iya kan.’.
‘Tapi kan .. tapi kan ..’, Melly terdiam.
‘Mel, Melly ngga mau kan ada keributan di rumah. Jangan bilang mami papi ya. Andy yakin, Melly mengerti apa yang dilakukan Andy dengan Kak Rindy. Dan itu sudah berlangsung lebih dari 12 tahun.’, saya mencoba menenangkan suasana.
‘Apa, 12 tahun?’, Melly tampak kaget dengan penjelasan saya. ‘Jadi Kak Andy sudah melakukannya sejak kecil. Dan papi-mami ngga tahu.’, enath mengapa hal ini membuat tampang Melly seperti orang bingung.
‘Kalo boleh Mel tahu, bercinta itu rasanya kaya apa sih? Katanya kalo gituan yang untung cuma cowok. Tapi koq banyak cewek yang suka juga.’, tiba-tiba saja Melly menanyakan suatu yang membuat saya cukup kaget.
Di sisi lain, entah mengapa tiba-tiba saja pertanyaan tersebut membuat penis saya mengeras. Dari segi pisik, Melly memang lebih menggairahkan dibandingkan Rindy. Melly pada usia 19 tahun memiliki tinggi 164 cm dengan payudara yang menantang dan tubuh yang padat berisi. Ditambah pertanyaan ‘Bagaimana rasanya’, membuat saya berkeinginan bercinta dengan Melly. ‘Susah untuk diceritakan, bagaimana kalo langsung dicoba?, saya memberanikan diri untuk menyatakan langsung. Melly hanya terdiam dan hanya tersenyum.
Entah apa yang terjadi dengan saya, langsung Melly saya peluk. Saya berikan ciuman di leher dengan penuh nafsu. Walaupun saya agak canggung begitu pula dengan Melly, tapi karena nafsu membuat segalanya berjalan lancar. Saya raba seluruh bagian tubuh yang sensitif. Saat itu saya tidak ingin berlama-lama. Segera saya buka seluruh pakaian yang dikenakan Melly. Ia malu-malu menutup payudaranya dengan kedua tangan dan menyilangkan kakinya untuk menutup vaginanya. Ternyata Melly benar-benar menggairahkan dalam posisi tanpa busana. Saya pun melepas seluruh pakaian saya.
Saya dekati Melly, saya usap keningnya, dan tangan saya turun perlahan ke tangannya. Saya genggam tanggannya, berusaha melepaskan tanggannya yang menutupi payudaranya. Walau pada awalnya melawan, namun akhirnya melepaskan juga. Saya ciumi payudaranya yang kanan, sementara yang kiri saya remas-remas. Saya nikmati payudaranya dari dasar bukit sampai ke puncaknya. Saya setengah duduk pada perut Melly. Dengan kedua tangan saya meremas payudara kanan dan kirinya.
‘Hmm, Kak Andy sakit ih.’, Melly berkomentar.
‘Kalo gitu berhenti ya?’, saya tahu walaupun merasakan sedikit sakit Melly jug abisa menikmatinya. ‘Jangan.. jangan dong ..’, tiba-tiba saja Melly setengah berteriak. Dan saat ia sadar dengan teriakannya mukanya memerah.
Saya teruskan menikmati tubuh Melly. Lidah saya bergerak dari celah antara kedua payudara turun menjelajah perut. Dan turun lagi mengarungi hutan yang menutupi vagina Melly. Saya ciumi rambut yang menutupi vaginanya, sambil sesekali saya tarik dengan bibir dan lidah saya. Tanpa sadar, Melly melemaskan kedua kakinya membuat saya dengan mudah merentangkan kakinya lebar-lebar. Saya segera mengambil posisi di antara kedua kakinya. Kedua tangan saya mencoba membuka celah vagina Melly sampai lubang vaginanya terlihat. Segera saya cium dan jilati vagina Melly dengan penuh nafsu. Sesekali saya menggigit bagian luar vagina Melly. Saya tahu ini membuat melly kegelian sehingga sesekali mendorong kepala saya.
Setelah lidah saya pusa bermain, penis saya sudah tidak sabar. Saya ambil posisi duduk dengan kedua kaki saya direntangkan. Dan kedua kaki Melly saya letakkan di atas paha saya. Penis saya sudah di mulut vagina Melly. Untuk menenangkan, saya mengatakan, ‘Mel, untuk pertama mungkin sakit tetapi sesudahnya ngga koq. Tahan ya?’, dan Melly hanya terdiam.
Kepala penis saya masukkan, perlahan namun pasti penis saya bergerak masuk. Samapi saat saya merasa ada yang menahan untuk maju lebih jauh. Saya tahu pasti itu selaput dara Melly. Tentu ia masih perawan. Waktu pertama dengan Rindy mungkin saya tidak mengerti, tapi pengalaman dengan pacar saya membuat saya tahu. Saya terus mendorong secara perlahan. Rasa sakit mulai mengganggu Melly, sesekali ia menggangkat tubuhnya dengan punggungnya. Tapi suatu kali karena sakit, ia menggerakan tubuhnya cukup keras. Hal ini membuat pinggulnya mendorong ke arah penis saya. Dan .. selaput dara Melly telah saya tembus. Ia merasakan sakit. Untuk sementara, saya diamkan sampai Melly tenang.
Ketika ia sudah tenang, saya masukan penis saya lebih jauh lagi. Sampai akhirnya seluruhnya masuk. Perlahan saya tari keluar dan dorong lagi ke dalam. Kalau saya perhatikan, setiap penis saya masuk dan keluar, ada bagian vagian Melly yang terdorong dan keluar. Itu karena vagina Melly masih sangat sempit. Sungguh sangat erotis melihatnya. Saya lihat Melly menyukainya, walaupun masih terlihat ekspresi rasa sakit di wajahnya.
Sambil menggerakan penis saya keluar masuk vagina Melly, saya lumat payudaranya. Gerakan saya semakin bersemangat. Dorongan dan tarikan saya semakin cepat, mungkin karena sempitnya vagina Melly membuat saya lebih cepat orgasme. Tapi saya tidak berani menyebarkan sperma saya di dalam vagian Melly seperti saya lakukan pada Rindy. Ketika hampir saatnya, saya segera cabut dan saya gosok-gosokan pada bagian luar vaginanya sampai akhirnya meluap dan membanjiri permukaan vagina dan rambut-rambutnya.
Saya sadar bahwa Melly belum merasa puas, segera saya masukan jari tengah saya ke dalam vaginanya. Saya gosok-gosokan sambil kepala saya rebahan di payudaranya. Setelah dua menit tubuh Melly seperti mengejang. Ia seperti meledak-ledak dan ia terdiam melepaskan kekejangan di ototnya.
Jari saya benar-benar basah dibanjiri cairan dari dalam vaginanya. Saya oleskan ke penis saya, ke pangkalnya ke kepalanya dan lubang penis saya. Hal ini membangkitkan kembali penis saya. Saya berniat memasukkan kembali penis saya ke vagina Melly.
Tiba-tiba saya dengar suara Rindy, ‘Ehh jangan, kamu kan ngga tahu jadwalnya Melly. Nanti bahaya’. Setelah itu ia melepaskan seluruh pakaiannya dan menyiapkan tubuhnya untuk saya. Sekali lagi saya bercinta dengan Rindy. Kali ini pertempuran berlangsung benar-benar lama. Setelah sama-sama sampai pada puncaknya saya terjatuh dan terlelap di atas tubuh Rindy, sementara penis saya masih di dalam vaginanya.
Saat saya sadar, ternyata Melly juga tertidur di samping saya dan Rindy. Sore itu aktifitas kami hanya bercinta, mandi, makan dan bercinta. Hari itu saya bercinta dengan Rindy sebanyak 3 kali dan dengan Melly 4 kali. Sampai pukul 23.00, dan terbangun pada hari Minggu pukul 9.30.
Sejak saat itu, selain dengan Rindy saya juga bercinta dengan Melly. Keduanya adik kandung saya. Kami saling menyayangi. Kami masing-masing mempunyai kehidupan di luar rumah, seperti adanya yang lain. Tapi juga punya kehidupan di dalam rumah yang tersendiri.
Jadi pada saat ini saya, mempunyai aktifitas seks dengan tiga orang, yaitu Rindy, Melly dan pacar saya.
Melly mempunyai seorang teman akrab, teman sekolah. Namanya Lili, orangnya cantik, sexy dan menggairahkan. Mereka saling bercerita tentang rahasia mereka masing-masing. Hanya antara mereka. Suatu ketika, saat saya sedang bercinta dengan Melly, ia menceritakan bahwa ia telah menceritakan aktifitas seks antara say dan Melly atau Rindy kepada Lili. Tapi ia menjamin bahwa, Lili akan menyimpan rahasia.
Selain itu pada saat yang bersamaan, Melly juga mengatakan bahwa Lili punya rahasia. Yaitu Lili sering diminta ayahnya untuk melakukan hubugan seks. Cerita itu membuat saya semakin bernafsu menyetubuhi Melly. Dan Melly tampaknya tahu hal tersebut.

Sumber : http://gustihana.blogspot.com/2009/06/aku-mencintai-kakak-kandung-ku.html
 

Labels

Labels

Labels